Halaman5
Puasanya Orang Puasa
Oleh Abu Sangkan 21 Agustus
2009 jam 12:55
Besok Pagi puasa !! media
televisi berlomba
menyuguhkan acara-acara
religi terbaiknya. tidak kalah
penting artis pendukungnya
telah mempersiapkan baju
tahunannya, bahkan para
komedian telah dikontrak
bertugas mengocok perut
pemirsa sementara ustadznya
menjadi figuran. ini alasan
para pembuat program televisi
bahwa ustadz sudah tidak
menarik lagi. ini menandakan
orang indonesia butuh tertawa
dan senyum selama Ramadhan,
bisa mengusir stress sesaat.
yang penting ada ustadznya.
Tapi tidak apa-apa masih
lumayan sebulan kita akan
merasakan keindahan
Ramadhan secara simbolis.
keindahan Ramadan pernah
saya alami dikampung semasa
kecil. kenangan berkumpul
dengan teman-teman
sepermainan dengan canda
rianya yang terkadang konyol
dan lucu. hiburan televisi ,
masih belum ada, kreativitas
membuat suasana segar terjadi
karena kondisi masa itu. semua
orang lucu dan menyenangkan,
tanpa bantuan komedian. Tapi
saya merasakan pemahaman
puasa orang-orang dewasa
masa itu, sangat berbeda. ada
puasa yang diajarkan leluhur
dan ada puasa yang diajarkan
agama Islam.
Bagii orang jawa, puasa adalah
sesuatu yang sangat sakral dan
mystik. puasa baginya
merupakan jalan tirakat untuk
mencari kesempurnaan diri.
beberapa yang dikenal dalam
masyarakat jawa seperti puasa
Mutih,puasa ngebleng atau
mati geni, puasa bisu, puasa
ngrowot, puasa weton dan lain-
lain. Dan mereka dalam
menjalankan laku tirakat
tersebut dilakukan dengan
sangat serius. berbeda ketika
menjalanakan berpuasa
Ramadhan. mereka sangat
mempercayai bahwa dengan
tirakat puasa, mereka akan
mendapatkan daya linuwih
kewaskitaan ( kasyaf) dan
kesaktian (karomah).
Benarkan demikian ? nyatanya
memang akhirnya banyak yang
berhasil, menjadi kebal dari
goresan benda tajam, mampu
memilki ketajaman indra
keenamnya, bisa
memanfaatkan kekuatan jin
untuk mengambil keris atau
benda yang berasal dari
dimensi ghaib. Saya pernah
penasaran akan hal-hal yang
aneh ini. Saya mengikuti
kegiatan mereka dalam
perburuan mengambil benda-
benda kuno secara ghaib di
Trowulan Mojokerto. pada
waktu itu saya mengusulkan
dilakukan pada siang hari, agar
tidak terjadi rekayasa dalam
pengambilannya, dan mereka
setuju. kira-kira pukul 11.00
ritual dilakukan oleh mas
Ghafar (sempat tampil di
ANTV). setelah membaca
mantra...wajahnya penuh
konsentrasi ... tangannya
bergetar tubuhnya
berguncang....saya mengamati
sekelilingnya...barang kali ada
yang direkayasa...dan hupps !!
tangannya mengambil
segenggam tanah di lokasi
tersebut ...hanya segenggam !!
saya sudah dapat mas,
katanya. saya masih
penasaran...karena ia hanya
menggenggam segenggam
tanah, lho mana kerisnya ? dia
hanya diam meneruskan
konsentrasinya....tiba-tiba
tangannya bergerak seperti
memegang sesuatu yang
bergerak didalam
genggamannya...dan sebuah
keris sepanjang 30 cm keluar
dari gengaman
tangannya..ajaib !! ada lagi
sebuah tombak sepanjang satu
meter, kalau sulapan nggak
mungkin...soalnya diambilnya
langsung diatas kepalanya...
saya amati keris
tersebut ..memang terbuat
dari besi beneran....saya
penasaran...dan bertanya
kepada mas Ghofar. mas
bagaimana caranya kok
sampean bisa ambil barang
ghaib ini....minta sama Allah
jawabnya. wah makin
penasaran...langsung otak saya
mikir...kenapa nggak minta
dollar saja ya..biar nggak
repot-repot menjual keris
kepasar...toh Allah langsung
memberinya dengan nyata
keris tersebut...minta kok
tanggung pikir saya. tapi saya
harus mengakui adanya
fenomena ghaib yang
dilakukan oleh orang-orang
seperti mas ghafar. lalu saya
ingin mencoba meminta
kepada Allah seperti saran
mas Ghafar tadi...toh Allah
maha mendengar...pasti dapat
pikir saya...Ya Allah saya Minta
keris seperti yang mas ghafar
dapatkan.... lalu saya mencoba
mengambil tanah menirukan
mas Ghafar...setelah saya buka
eh ternyata ...kerikil kuburan
yang saya dapatkan...waduh
mas kok saya nggak dapat
keris..mas ghafar hanya
tertawa ngakak !! sampean iku
minta sama Allah kok
sembarangan...Allah itu maha
suci mas Abu...jadi yang bisa
mendapatakan hanya orang-
orang suci, seperti wali-wali
dan nabi-nabi saja mas Abu
kalau kita-kita nggak mungkin
diterima soalnya orang biasa.
makanya saya tidak meminta
langsung kepada Allah tetapi
meminta kepada para leluhur
dan wali-wali ditanah jawa,
jawabnya mantab. ooooh kalau
gitu dengan bertauhid pasti
nggak bakalan dapat yaa. tidak
mas abu...kita tetap harus
bertauhid tapi harus dengan
perantara (perantara orang
suci) , harus menjalankan
amalan berpuasa selama 40
hari, membaca shalawat dan
tawasul kepada leluhur mas. ia
menjelaskan. Akhrnya kami
semua pulang dengan
membawa hasil beberapa keris
dan batu akik !
dalam perjalanan pulang saya
mikir, ngapain leluhur-leluhur
ini kerjanya kok ngasih benda-
benda seperti keris dan
macam-macam batu-batuan.
serendah itukah status para
wali dan Nabi....tugas mulianya
dirusak menjadi tukang cari
batu dan keris. bukankah
pusaka yang diberikan kepada
kami berupa Alqur'an dan
asunnah yang dijadikan
petunjuk hidup.
orang jawa sangat serius
didalam menjalankan tirakat,
laku melek (tidak tidur), topo
broto, kungkum (berendam)
dipersimpangan aliran sungai.
terlepas syirik menurut agama
atau tidak, saya hanya ingin
mengamati. mengapa mereka
begitu serius menjalankan
"laku" tirakat yang cukup
ketat dan berat. dan
mempunyai tujuan yang sangat
kuat, yaitu kadigdayan dan
kanuragan. apakah bulan
puasa kali ini memiliki arti
yang besar bagi ummat islam.
tentu kita akan mengatakan,
benar dan pasti. kalau kejawen
berpuasa untuk mencari
kesejatian diri dan kesaktian,
sehingga dilakukan dengan
serius dan benar-benar
berpuasa. bahkan mereka
melakukan pantangan-
pantangan sangat ketat agar
mencapai yang dicita-citakan.
kita jangan hanya bisa
mengatakan mereka sesat dan
syirik, bagaimana dengan
puasa dan ibadah shalat kita ?
fenoma dibulan ramadhan
setiap tahun berjalan dengan
baik, karena orang-orang
semangat menjalankan ibadah-
ibadah sunnah. akan tetapi kita
lupa...bahwa Ramadhan adalah
ibadah Puasa...bukan ibadah
Tarawih. sebab yang
diwajibkan adalah ibadah
Puasanya dan kita
diperingatkan oleh nabi jangan
hanya mendapatkan haus dan
lapar. dan Allah mewajibkan
puasa bagi orang-orang
beriman; yaa ayyuhalladzina
amanu ... kutiba 'alaikumush
shiyam..kama kutiba
'alalladzina min qoblikum
la'allakum
tattaquun.....ternyata kita
disuruh beritirakat ...disuruh
serius disiang hari...melakukan
pantangan disiang
hari....mempunyai tujuan
pasti...mengolah jiwa untuk
memahami "laku
Puasa"....siapa diri kita....dari
mana asal kita....bagaimana
cara mengolahnya sehingga
tercapai puasa yang
sebenarnya....mampukah kita
mengalahkan kesaktian orang-
orang yang dianggap berbuat
syirik, mengalahkan yang
berkompromi dengan syetan
dan dedemit ?
Mengapa kita dilarang
melakukan makan dan minum,
memperturutkan dorongan
hawa nafsu ..hanya satu hari
penuh. waktu maghrib kita
dibebaskan kembali....inilah
latihan spiritual sekaligus
memasuki kesadaran siapa diri
ini.....proses pertama...kita
menyadari bahwa tubuh ini
bersasal dari tanah yang
memilki kecenderungan
kepada asal muasalnya yaitu
tanah....keterikatan kepada
tanah untuk sementara
diredam dengan tidak makan
dan minum..maupun kebutuhan
biologis...sehingga aktivitas
tubuh benar-benar
dilumpuhkan agar tidak
menguasai dan menutup
kesejatian diri kita....yaitu Ruh
yang dihembuskan oleh
Allah....
mari ktia rasakan ketika hari
pertama...ketika menjelang
berbuka puasa...apa reaksi
tubuh anda ketika melihat
makanan dihidangkan....pasti
anda akan merasakan gejolak
untuk cepat
memakannya...cobalah
ditahan...agar gejolak itu
meredam....lawanlah hanya
dengan memberi minum
sekedarnya atau 3 buah korma
saja....lalu shalat maghrib....
diamlah sejenak...amati dibalik
tubuh anda....anda akan
memahami siapa diri anda
dengan nyata...ternyata kita
bukan tubuh ini...karena tubuh
ini cenderung kembali kepada
asalnya...makanya ia ingin
menguasai...segala apa saja
yang berhubungan dengan
tubuhnya...seperti ingin
menguasai tanah..menguasai
air..udara...lautan...dan
seluruh mineral yang
dikandung dalam bumi....inilah
yang dikeluhkan oleh nabi
Yusuf ketika kecenderungan
nafsunya yang selalu mengajak
kejahatan....karena memang
nafsu berasal dari
kecenderungan tubuhnya.
Dan aku tidak membebaskan
diriku (dari kesalahan), karena
sesungguhnya nafsu itu selalu
menyuruh kepada kejahatan.
kecuali nafsu yang diberi
rahmat oleh tuhanku.
sesungguhnya Tuhanku Maha
pengampun lagi Maha
Penyayang (QS. Yusuf,12:53 )
hari pertama..biasanya
memang masih berat...kecuali
bagi yang sudah memahami
dunia spiritual
ruhiyah...lanjutkan tirakat hari
kedua,ketiga...sampai
kesepuluh....kedua
puluh .....pasti anda bisa
merasakan perbedaan
pengalaman
kerohanian.....hanya ruhanilah
yang mampu memasuki malam
akhir dibulan ramadhan....
Jangan sia-siakan mengolah
diri, karena tujuan puasa
adalah mencapai kembali
menjadi diri yang sejati..yaitu
Al fitrah yang suci (li iedil
Fitri )
Sesungguhnya Aku akan
menciptakan seorang manusia
dari tanah liat kering (yang
berasal dari lumpur hitam yang
diberi bentuk. maka apabila
Aku telah menyempurnakan
kejadiannya, dan telah
meniupkan kedalamnya Ruh-Ku
(ciptaan), maka tundukklah
kamu kepadanya dengan
bersujud (QS. Al Hijr,15:28-29)
menyadari ayat diatas, dalam
prakteknya adalah berpuasa
dalam ramadhan
ini....benarkah kalau kita tidak
memperturutkan hawa dari
dorongan (chatexis) tubuh kita
(nafsu). eskistensi ruh akan
lebih jelas..dan kita akan
mengatakan ....Akulah Ruh
yang ditiupkan Ilhahy ...telah
menguasai gejolak dorongan
tubuh kasarku yang terbuat
dari tanah ini....aku telah
berhasil melepaskan diri dari
kuburan tanah yang menutupi
ruhku....wahai ruh yang sejati
kembalilah kepada Tuhanmu
dengan tenang dan rela....ya
ruuhiiiii...kita bersama dalam
wilayah Tuhan tempat
asalmu .....damai dan tenang...


XtGem Forum catalog